akhirnya terganti juga templet nya

hehe..

setelah sekian lama mau nganti templet blog ini
teryata bisa juga..
senang dan merasa puas deh setelah terganti..

tapi banyak bilang seperti undangan..
tapi banyak juga yang suka fariasinya

makasih buat bantuan [d]oni
yang ajarin nya.. hehee..
sukses ya dek..

smoga anda senang bergabung dengan blog saya ini

happppppyyy and be happyyyyyyyy

hihi

GBU

bagaimana Cara pandang kita terhadap beban hidup??

Bukan berat Beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul
beban tersebut
coba anda perhatikan dengan contoh yang sanggat simpel dan mudah dilakukan..
"Seberapa berat menurut anda kira²
segelas air ?"

mungkin anda akan menjawab dari 200 gr sampai 500 gr."
Ini bukanlah masalah berat absolutnya,
tapi tergantung berapa lama anda memegangnya."

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya
memegangnya selama 1
jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1
hari penuh, mungkin anda
harus memanggilkan ambulans untuk saya.Beratnya sebenarnya sama, tapi
semakin lama saya
memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan
mampu membawanya
lagi. Beban itu akan meningkat beratnya. Apa yang
harus kita lakukan adalah
meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
Kita harus meninggalkan
beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu
membawanya lagi.

Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban
pekerjaan. Jangan bawa
pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada
dipundak anda hari ini, coba
tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil
lagi.

kadang kita tidak menyadari betapa sering nya kita membawa pekerjaan kerumah
sehingga membuat kita stress... dan akibatnya kita marah takk menentu.
membuat saudara² kita atau teman atau juga keluarga kita merasa terganggu...
mungkin bukan cuman saya yang mengalami hal demikian.. yang sering membawa pekerjaan kerumah..

Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal
terindah dan terbaik
di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh
di relung hati kita...

^^


satu menit saja

* SEMENIT SAJA *
Betapa besarnya nilai uang kertas senilai *Rp.100.000* apabila
dibawa ke
Gereja untuk disumbangkan;
Namun
Betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa *lamanya* melayani Allah selama lima belas menit
Namun
Betapa singkatnya kalau Kita melihat film.

Betapa *sulitnya* untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan)
Namun
Betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman
Tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa *asyiknya* apabila pertandingan bola diperpanjang
waktunya ekstra
Namun
Kita mengeluh ketika khotbah di Gereja lebih lama sedikit
daripada biasa.

Betapa *sulitnya* untuk membaca satu ayat Kitab Suci
Tapi
Betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa *getolnya* orang untuk duduk di depan dalam
pertandingan atau konser
Namun
Lebih senang berada di kursi paling belakang ketika berada di
Rumah Tuhan

Betapa *Mudahnya* membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu
birahi semata,
Namun
Alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 3 Hari ketika
berpuasa.

Betapa *sulitnya* menyediakan waktu untuk ibadah;
Namun
Betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada
Saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa *sulitnya* untuk mempelajari arti yang terkandung di
dalam Kitab Suci
Namun
Betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada
orang lain.

Betapa *mudahnya* Kita mempercayai apa yang dikatakan oleh Koran
Namun
Betapa Kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci .

Betapa setiap orang *ingin *masuk sorga seandainya tidak perlu
untuk percaya
Atau
Berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa..

Betapa Kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail,
Dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api;
Namun
Kalau Ada mail yang isinya tentang Kerajaan Allah betapa
seringnya Kita
Ragu-ragu, enggan membukanya Dan mensharingkannya, serta
langsung klik pada
Icon *DELETE.*

Sekarang mari kita berbenah diri....
sebab kerajaan Allah sudah dekat


kuku ku


wahai kuku ku yang maniz kok pada patah...

hihiihi..


jadi jelek deh.. uh...

orang bilang aku dha tunangan.. benar ga ya..

mungkin liat kuku pake ina ya..

hihi.. maklum g ada kerjaan....

terpaksa deh buat inai.....

uuhhhhhh.....

kembaliii ke LaPtoPp.......

ketika ku rindu

Ketika ku merindukan mu..
apa yang harus aku lakukan...
ketika ku menginginkan belaian mu...
apa yang harus ku perbuat...

aku kangen.. aku binggung..
tapi tidak tau harus bagaimana...
rasanya smua ini hanya mimpi..
mimpi disiang hari..dan aku tak ingin terbangun dari mimpi ku..
aku ingin smuanya tidak pernah terjadi...

tapi.. smua tak dapat di pungkiri lagi..
ketika ku rindu...
Rindu sosok ayah....
aku menangis... aku menjerit memanggil ..
Ayaahhhh... ayahh... Ayah.....
hingga aku terdiam.. merenungkan smua ini...

sampai kini ku tetap merindu..
Merindukan Ayahku....
aku ingin peluk erat ayahku..
aku ingin dengar canda~~tawa ayahku..
ayah... smoga engkau tenang disana...

Ketika ku rindu...
tapi hati tak bisa berbuat banyak..
Ketika ku rindu...
tapi jiwa tetap menangis..
ketika ku rindu...
Hati ku kan tetap tegar..dengan smua ini...


~~Rindu akan sosok Ayah~~

Mencabut rumput dalam hati

Permintaan sang ayah sangatlah sederhana, akan tetapi telah membuat putra-putrinya mendapat manfaat seumur hidupnya.

Zente memiliki 3 orang anak, yang sulung bernama Gail, anak kedua bernama Gaolfu dan putri yang terkecil Gaini. Setiap hari dia menyuruh ketiga anaknya tersebut pergi ke kebun sayur untuk mencabut rumput.

Walaupun ketiga anak tersebut merasa sangat enggan, tapi semua anak-anak itu tahu tabiat ayahnya, oleh sebab itu setiap hari sepulang dari sekolah, mereka pergi juga ke kebun sayur untuk mencabut rumput sesuai dengan permintaan ayah mereka.

Pada awalnya, mereka saling menggerutu. Lambat laun anak-anak itu bukan hanya bisa mencabut rumput dan tidak lagi menggerutu, tetapi mereka telah belajar bagaimana untuk mengekang diri sendiri.

Sayur mayur yang ada di kebun tumbuh lebih subur karena rumputnya dicabuti. Dan anak-anak juga telah mencintai pekerjaan mencabut rumput.

Hingga pada suatu hari, Gail mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur lagi, karena dia harus pergi belajar di universitas negeri. Sebelum pergi, Gail berkata, "Sayang sekali saya harus meninggalkan kebun sayur yang sangat indah ini." Maka selanjutnya tinggal Gaolfu dan Gaini saja di kebun sayur itu.

Tidak lama setelah itu, giliran Gaolfu mengumumkan bahwa dia tidak bisa mencabut rumput di kebun sayur, karena dia juga akan pergi belajar di universitas kota lain.

Akhirnya tibalah giliran Gaini. Ketika Gaini akan pergi, dia merasa berat untuk meninggalkan kebun sayur tersebut. Dia bertanya pada ayahnya, "Selanjutnya siapa yang akan mencabut rumput di kebun sayur?"

Ayahnya menjawab, "Jangan kuatir, Ayah memiliki obat pembersih rumput."

Dengan perasaan tidak mengerti, Gaini berkata kepada ayahnya, "Jika memang Ayah memiliki obat pembersih rumput, mengapa Ayah masih menyuruh kami bertiga menghabiskan waktu untuk mencabuti rumput?"

Zente tertawa dengan berlega hati: "Sekarang kalian tiga bersaudara sudah masuk ke universitas, jangan melupakan jasa dari mencabut rumput. Ketika mencabut rumput, kalian telah belajar bagaimana mengekang diri, bagaimana berbesar hati. Harus diketahui, rumput yang tumbuh dalam hati tidak bisa dicabut dengan obat pembersih rumput, rumput-rumput dalam hati itu harus mengandalkan tangan kita sendiri baru bisa dicabut!"

selamat Natal



seLaMaT NaTaL dan Tahun Baru..
 
TNB